TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM NOVEL RUMAH TANPA CAHAYA KARYA LENN LIU

Authors

  • Kurniati Ramadhani Lizri Universitas Islam Riau, Pekanbaru
  • Nikmah Universitas Islam Riau, Pekanbaru
  • Fatmawati Universitas Islam Riau, Pekanbaru

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan berbagai bentuk-bentuk tindak tutur ekspresif yang terdapat dalam novel Rumah Tanpa Cahaya karya Lenn Liu. Tindak tutur ekspresif adalah salah satu jenis tindak tutur ilokusi yang digunakan untuk mengungkapkan sikap, perasaan, atau keadaan psikologis penutur terhadap suatu peristiwa atau mitra tutur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Sumber data berupa tuturan dialog antartokoh dalam novel Rumah Tanpa Cahaya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan teknik catat, sedangkan analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, menganalisis, dan menarik kesimpulan dari data yang ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sembilan bentuk tindak tutur ekspresif dalam novel tersebut, yaitu meminta maaf, menyindir, menghina, mengeluh, menyalahkan, mengkritik, menyesal, rindu, dan memuji. Dari keseluruhan data, tindak tutur ekspresif mengeluh merupakan bentuk yang paling dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa tindak tutur ekspresif berperan penting dalam membangun konflik, menggambarkan kondisi psikologis tokoh, serta memperkuat pesan sosial yang disampaikan pengarang dalam novel Rumah Tanpa Cahaya.

Downloads

Published

2026-01-18