NGALAB BAROKAH SEBAGAI MEDIA INTERNALISASI NILAI ADAB SANTRI DI PONDOK PESANTREN NASY’ATUL MUTA’ALLIMIN
Keywords:
Ngalab Barokah, Adab Santri, Tradisi PesantrenAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ngalab barokah sebagai media internalisasi nilai adab santri di Pesantren Nasy’atul Muta’allimin Sumenep dalam perspektif sosiologis. Tradisi pesantren tidak hanya berfungsi sebagai sistem pendidikan formal, tetapi juga sebagai ruang reproduksi nilai melalui praktik-praktik kultural yang hidup dan diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan utama, observasi partisipatif, serta dokumentasi kegiatan pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik ngalab barokah terwujud dalam berbagai tradisi seperti ziarah kubur, Gerbat (Gerakan Batin), Jum’at Bersih, dan menata sandal kiai. Tradisi-tradisi tersebut berfungsi sebagai mekanisme internalisasi nilai adab melalui pembiasaan, keteladanan, dan tindakan simbolik yang dilakukan secara kolektif dan berulang. Secara sosiologis, keyakinan terhadap barokah membentuk kesadaran spiritual yang melahirkan kepatuhan moral tanpa tekanan struktural, memperkuat otoritas kiai, serta membangun solidaritas sosial antar santri. Penelitian ini menegaskan bahwa ngalab barokah bukan sekadar praktik ritual, melainkan sistem kultural yang efektif dalam membentuk habitus adab santri. Temuan ini memperkaya kajian sosiologi pendidikan Islam dengan menunjukkan pentingnya dimensi simbolik dan spiritual dalam proses pembentukan karakter di pesantren.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 An Nafi': Multidisciplinary Science

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
License: CC BY-SA 4.0 (Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License)






