Pertumbuhan Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir.) pada Kondisi Cekaman Kekeringan dengan Aplikasi Pupuk Organik Cair Berbasis Limbah Nasi Basi
Kata Kunci:
cekaman kekeringan, Ipomoea reptans, POC, limbah nasi basi, biomassa tanamanAbstrak
Kekeringan merupakan salah satu faktor abiotik utama yang membatasi pertumbuhan dan produktivitas tanaman hortikultura melalui gangguan fisiologis, termasuk penurunan fotosintesis, penyerapan nutrien, dan keseimbangan air sel. Pupuk organik cair (POC) berbasis limbah organik berpotensi meningkatkan ketersediaan nutrisi dan efisiensi penggunaan air, sehingga dapat menjadi strategi mitigasi cekaman kekeringan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh aplikasi POC berbasis limbah nasi basi terhadap pertumbuhan kangkung darat (Ipomoea reptans Poir.) pada kondisi cekaman kekeringan. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap dengan variasi kondisi penyiraman dan konsentrasi POC. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, berat basah, berat kering, dan kadar air tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi POC memberikan pengaruh signifikan terhadap parameter biomassa, khususnya berat basah dan berat kering tanaman, namun tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun. Peningkatan biomassa mengindikasikan bahwa POC berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi pemanfaatan sumber daya dan ketahanan fisiologis tanaman terhadap cekaman air. Secara keseluruhan, POC berbasis limbah nasi basi berpotensi sebagai input nutrisi alternatif yang mendukung pertumbuhan tanaman dalam kondisi terbatas air serta berkontribusi pada pengembangan sistem pertanian berkelanjutan berbasis pemanfaatan limbah organik.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 BioHarmony

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.