Konsep Iman dalam Tafsir Al-Kasysyāf ‘an Ḥaqā’iq Ghawāmiḍ at-Tanzīl karya Imam Az-Zamakhsyarī
Keywords:
Al-Kasysyāf, Az-Zamakhsyarī, Rukun Iman, Teologi IslamAbstract
Penelitian ini mengkaji konsep iman dalam Tafsir Al-Kasysyāf ‘an Ḥaqā’iq Ghawāmiḍ at-Tanzīl karya Imam Az-Zamakhsyarī, dengan fokus pada penafsiran ayat-ayat rukun iman: iman kepada Allah, malaikat, rasul, kitab-kitab Allah, dan hari kiamat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berupa studi kepustakaan (library research), dengan Al-Kasysyāf sebagai sumber primer dan literatur tafsir serta teologi Islam sebagai sumber sekunder. Analisis deskriptif menunjukkan bahwa Az-Zamakhsyarī menafsirkan rukun iman melalui analisis kebahasaan mendalam—meliputi nahwu, sharaf, dan balāghah—yang dipadukan dengan argumentasi rasional. Pendekatan ini menghasilkan pemahaman iman yang sistematis, tidak hanya bersifat teologis, tetapi juga menekankan tanggung jawab moral dan kesadaran etis. Iman kepada Allah ditekankan pada kemurnian tauhid dan penolakan tasybīh, iman kepada malaikat, rasul, kitab, dan hari kiamat dipahami sebagai bagian dari kesadaran moral dan konsekuensi etis manusia. Hasil penelitian ini menegaskan relevansi Tafsir Al-Kasysyāf sebagai referensi studi tafsir, pemahaman iman, dan pembentukan kesadaran etis dalam perspektif Islam klasik.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
License: CC BY-SA 4.0 (Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License)










