Konsep Iman dalam Tafsir Al-Kasysyāf ‘an Ḥaqā’iq Ghawāmiḍ at-Tanzīl karya Imam Az-Zamakhsyarī

Authors

  • Muhammad Ikhwan Institut Sains Al-Qur’an Syekh Ibrahim Pasir Pengaraian
  • Elviani Institut Sains Al-Qur’an Syekh Ibrahim Pasir Pengaraian

Keywords:

Al-Kasysyāf, Az-Zamakhsyarī, Rukun Iman, Teologi Islam

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep iman dalam Tafsir Al-Kasysyāf ‘an aqā’iq Ghawāmi at-Tanzīl karya Imam Az-Zamakhsyarī, dengan fokus pada penafsiran ayat-ayat rukun iman: iman kepada Allah, malaikat, rasul, kitab-kitab Allah, dan hari kiamat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berupa studi kepustakaan (library research), dengan Al-Kasysyāf sebagai sumber primer dan literatur tafsir serta teologi Islam sebagai sumber sekunder. Analisis deskriptif menunjukkan bahwa Az-Zamakhsyarī menafsirkan rukun iman melalui analisis kebahasaan mendalam—meliputi nahwu, sharaf, dan balāghah—yang dipadukan dengan argumentasi rasional. Pendekatan ini menghasilkan pemahaman iman yang sistematis, tidak hanya bersifat teologis, tetapi juga menekankan tanggung jawab moral dan kesadaran etis. Iman kepada Allah ditekankan pada kemurnian tauhid dan penolakan tasybīh, iman kepada malaikat, rasul, kitab, dan hari kiamat dipahami sebagai bagian dari kesadaran moral dan konsekuensi etis manusia. Hasil penelitian ini menegaskan relevansi Tafsir Al-Kasysyāf sebagai referensi studi tafsir, pemahaman iman, dan pembentukan kesadaran etis dalam perspektif Islam klasik.

Downloads

Published

2026-01-25